Jumat , Juni 14 2024

Dividen WIIM Rp222,31 Miliar Siap Dibagi, Cum Date 4 Juni 2024!

WIIM menunjukkan kebijakan dividen yang konsisten dengan peningkatan yang signifikan dalam jumlah dividen per saham dari tahun ke tahun. Dengan payout ratio sekitar 45%, WIIM menunjukkan keseimbangan antara membagikan profit kepada pemegang saham dan mempertahankan dana yang cukup untuk pertumbuhan dan operasi perusahaan di masa depan. Jadwal pembagian dividen yang sudah ditentukan memastikan pemegang saham dapat merencanakan investasi mereka dengan lebih baik.

Mengutip sumber IDXChannel bahwa PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) berencana membagikan dividen tunai tahun buku 2023 sebesar Rp222,31 miliar. Hal itu sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan yang digelar pada Senin (27/5/2024). Berikut penjelasan detilnya.

Dividen WIIM Tahun Ini

Ini adalah kabar baik bagi pemburu deviden dan pemegang saham karena mereka akan menerima pendapatan tambahan dari saham WIIM yang mereka miliki.

  • Dividen Tunai: WIIM akan membagikan sebagian dari keuntungan yang diperoleh selama tahun 2023 kepada pemegang saham dalam bentuk uang tunai. Ini berarti bahwa perusahaan akan memberikan sejumlah uang tunai kepada setiap pemegang saham berdasarkan jumlah saham yang mereka miliki.
  • Total Dividen: Jumlah total yang akan dibagikan oleh WIIM adalah Rp222,31 miliar. Ini adalah jumlah keseluruhan uang yang akan dibagikan kepada semua pemegang saham.
  • Keputusan RUPS: Pembagian dividen ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diadakan pada tanggal 27 Mei 2024. RUPS adalah pertemuan tahunan di mana para pemegang saham dan manajemen perusahaan berkumpul untuk membuat keputusan penting, termasuk pembagian dividen.
  • Dividen per Saham: Setiap pemegang saham akan menerima Rp107,1 untuk setiap saham yang mereka miliki. Jadi, jika seseorang memiliki 100 saham WIIM, mereka akan menerima 100 x Rp107,1 = Rp10.710 dalam bentuk dividen.

Data Keuangan WIIM

  • Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk per 31 Desember 2023: Rp494,31 miliar
  • Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya: Rp1,32 triliun
  • Total ekuitas hingga akhir Desember 2023: Rp1,84 triliun

Data keuangan WIIM tersebut menggambarkan beberapa informasi penting terkait dengan kondisi keuangan perusahaan pada akhir tahun buku 2023:

  1. Laba Bersih yang Dapat Diatribusikan kepada Entitas Induk: Sebesar Rp494,31 miliar. Ini adalah jumlah total keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan setelah mengurangkan semua biaya operasional, pajak, dan beban lainnya dari pendapatan total. Laba bersih ini adalah keuntungan bersih yang tersedia untuk didistribusikan kepada pemegang saham atau digunakan untuk keperluan lainnya.
  2. Saldo Laba Ditahan yang Tidak Dibatasi Penggunaannya: Sebesar Rp1,32 triliun. Saldo laba ditahan adalah akumulasi laba bersih dari tahun-tahun sebelumnya yang tidak dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham atau digunakan untuk tujuan lainnya. Saldo ini mencerminkan jumlah keuntungan yang telah disimpan oleh perusahaan dan dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti ekspansi bisnis, investasi, atau pembayaran dividen di masa depan.
  3. Total Ekuitas Hingga Akhir Desember 2023: Sebesar Rp1,84 triliun. Total ekuitas mencakup modal yang diinvestasikan oleh pemilik perusahaan (modal saham) serta laba yang telah diakumulasikan dari tahun-tahun sebelumnya. Ini adalah jumlah nilai bersih dari seluruh aset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban.

Dengan demikian, data keuangan tersebut memberikan gambaran tentang kesehatan keuangan perusahaan WIIM, termasuk seberapa besar keuntungan yang dihasilkan, seberapa banyak keuntungan yang disimpan untuk digunakan di masa depan, dan nilai total aset setelah dikurangi semua kewajiban.

Jadwal Pembagian Dividen

Jadwal pembagian dividen tersebut menjelaskan serangkaian tanggal penting terkait distribusi dividen kepada pemegang saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM):

  1. Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi (4 Juni 2024): Pada tanggal ini, saham WIIM masih memperoleh hak untuk menerima dividen. Artinya, pemegang saham yang membeli saham WIIM pada atau sebelum tanggal ini akan memenuhi syarat untuk menerima dividen.
  2. Tanggal Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi (5 Juni 2024): Mulai dari tanggal ini, saham WIIM yang baru dibeli tidak lagi memenuhi syarat untuk menerima dividen. Ini berarti pemegang saham yang membeli saham setelah tanggal ini tidak akan mendapatkan dividen untuk periode yang sedang dibagikan.
  3. Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai (6 Juni 2024): Pada tanggal ini, pemegang saham yang membeli saham WIIM masih memperoleh hak untuk menerima dividen jika pembelian dilakukan di luar pasar reguler dan pasar negosiasi, misalnya, melalui transaksi tunai.
  4. Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai (7 Juni 2024): Seperti tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi, mulai dari tanggal ini, saham WIIM yang baru dibeli di pasar tunai tidak lagi memenuhi syarat untuk menerima dividen.
  5. Tanggal DPS yang berhak atas dividen tunai (6 Juni 2024): Tanggal ini menunjukkan bahwa pemegang saham yang memiliki saham WIIM pada tanggal ini adalah yang berhak atas dividen tunai.
  6. Tanggal Pembayaran Dividen (28 Juni 2024): Ini adalah tanggal ketika dividen akan benar-benar dibayarkan kepada pemegang saham yang memenuhi syarat.

Jadwal ini penting bagi para investor karena membantu mereka menentukan waktu pembelian dan penjualan saham untuk memaksimalkan keuntungan dari dividen.

Analisis Deviden WIIM

Dividen per Saham dan Total Dividen. WIIM berencana membagikan total dividen sebesar Rp222,31 miliar, dengan dividen per saham Rp107,1. Angka ini sesuai dengan data sebelumnya untuk dividen per saham pada tahun 2023.

Payout Ratio

Dengan laba bersih sebesar Rp494,31 miliar, dividen yang dibagikan sebesar Rp222,31 miliar menghasilkan payout ratio sekitar 44,97%. Ini berarti WIIM membagikan hampir 45% dari laba bersihnya sebagai dividen, mendekati payout ratio sebelumnya sebesar 44,90% untuk tahun 2023.

Kesehatan Keuangan

Saldo laba ditahan sebesar Rp1,32 triliun dan total ekuitas Rp1,84 triliun menunjukkan bahwa WIIM memiliki posisi keuangan yang kuat. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk membagikan dividen besar sambil tetap mempertahankan stabilitas keuangan.