Kamis , Mei 16 2024

WhatsApp – Sejarah, Akusisi dan Cara Menghasilkan Uang

Cerita bisnis kali ini mengungkap kisah menarik tentang bagaimana sejarah WhatsApp, salah satu aplikasi pesan instan paling populer di dunia, menghasilkan uang. Di balik layar tampilan yang sederhana, terdapat kisah yang jauh lebih kompleks tentang pendapatan, privasi, dan transformasi bisnis.

Mari kita pelajari lebih dalam bagaimana lika-liku perjalanan bisnis WhatsApp mencapai kesuksesannya dan bagaimana hal ini memengaruhi pengguna di seluruh dunia.

2009 – Kelahiran WhatsApp

Pada tahun 2009, iPhone baru saja diluncurkan, dan dunia mulai mengenal konsep aplikasi smartphone. Facebook sedang mengalami pertumbuhan pesat, dan seorang pria bernama Brian Acton mengajukan lamaran pekerjaan di sana, meskipun ditolak.

Beberapa bulan kemudian, bersama temannya Jan Coombe, ia memiliki ide aplikasi smartphone mereka sendiri, yaitu WhatsApp. Awalnya dirancang sebagai cara bagi orang untuk memperbarui status mereka, namun ketika mereka memperkenalkan pesan pribadi, aplikasi ini mulai populer dengan cepat. Pada saat itu, SMS tradisional masih cukup mahal, sedangkan WhatsApp menawarkan pesan instan global secara gratis.

2010 – Masalah Uang

Aplikasi gratis biasanya menghasilkan uang melalui satu dari tiga cara: iklan, pembelian dalam aplikasi, atau penjualan data pengguna. Namun, para pendiri WhatsApp tidak suka iklan dan bahkan meninggalkan pekerjaan mereka sebelumnya di Yahoo karena perselisihan mengenai penggunaan iklan yang berlebihan.

Mereka juga tidak ingin memulai membebankan biaya kepada pengguna untuk menggunakan fitur dalam aplikasi. Alasan mereka memulai ini pada awalnya adalah karena mereka ingin membangun produk yang hebat yang diminati orang.

Selama beberapa waktu, mereka tidak menghasilkan pendapatan apa pun, hanya menggunakan pendanaan awal yang diberikan oleh beberapa teman kaya di Yahoo. Namun, seiring bertambahnya jumlah pengguna dan penambahan fitur seperti pesan gambar, WhatsApp memerlukan pendapatan untuk berinvestasi dalam server dan mempekerjakan tim yang lebih besar. Akhirnya, WhatsApp memperkenalkan biaya satu dolar.

2011 – Model Bisnis

Perusahaan teknologi berada dalam ranah yang aneh di mana Anda dapat bernilai sangat besar bahkan jika Anda tidak menguntungkan dan tidak memiliki rencana bisnis yang jelas untuk menghasilkan uang.

WhatsApp tumbuh begitu cepat sehingga perusahaan investasi seperti Sequoia Capital mulai menawarkan mereka jutaan dolar dan setuju dengan syarat apa pun yang WhatsApp inginkan, yang berarti investor tidak akan mengganggu aplikasi atau membuat mereka mengimplementasikan iklan. Strategi pendapatan yang digunakan WhatsApp adalah mendapatkan investasi.

Alih-alih mencoba mengambil lebih banyak uang dari pengguna mereka, mereka menginvestasikan untuk membuat aplikasi mereka sebaik mungkin, yang akan membawa lebih banyak pengguna, yang kemudian akan membawa lebih banyak investor.

2014 – Akuisisi

Facebook membeli layanan pesan seluler WhatsApp seharga 19 miliar dolar. Banyak orang bingung dengan penjualan ini, terutama mengingat WhatsApp pada saat itu hanya menghasilkan 1,2 juta dolar dalam pendapatan.

Tujuan Facebook adalah untuk menggabungkan WhatsApp dengan layanan mereka sendiri dan menggabungkan data pengguna WhatsApp dengan Facebook untuk meningkatkan efektivitas iklan yang disesuaikan.

2016 – Gratis?

Pada tahun 2016, WhatsApp mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi mengenakan biaya langganan, menghilangkan biaya satu dolar yang jarang diberlakukan. Facebook membeli WhatsApp bukan hanya untuk menghasilkan pendapatan langsung dari pengguna, tetapi untuk mendapatkan akses ke data pengguna WhatsApp dan mencegah pesaing mengakuisisinya. Kedatangan Facebook dan WhatsApp di dunia aplikasi pesan juga membawa beberapa perubahan signifikan dalam privasi dan keamanan data pengguna.

2017 – #deletefacebook

Pada tahun 2017, pendiri WhatsApp, Brian Acton, mengundurkan diri setelah konflik dengan Zuckerberg mengenai monetisasi WhatsApp dan rencana untuk berbagi data pengguna WhatsApp dengan Facebook. Dia kemudian mendukung aplikasi pesan Signal sebagai alternatif yang lebih aman. Hal ini menunjukkan ketidaksetujuan mendalam antara pendiri WhatsApp dan Facebook mengenai kebijakan privasi dan penggunaan data.

Masa Kini & Masa Depan

WhatsApp berencana untuk menghasilkan uang melalui WhatsApp Business, yang membantu bisnis terhubung dengan pelanggan dan memberikan dukungan pelanggan. Mereka juga berencana untuk mengenalkan iklan dalam bagian status. Yang paling penting, WhatsApp terus mengumpulkan data pengguna dan mengintegrasikannya lebih dalam dengan platform Facebook, Instagram, dan lainnya. Ini memungkinkan Facebook untuk menciptakan profil pengguna yang lebih rinci dan menargetkan iklan yang lebih personal.

Sumber Penghasilan WhatsApp

Pendapatan WhatsApp berasal dari beberapa sumber:

Biaya langganan awal

Pada awalnya, WhatsApp menghasilkan pendapatan dari biaya langganan tahunan yang dikenakan kepada pengguna. Beberapa pengguna perlu membayar biaya satu dolar atau setara di negara mereka setiap tahun untuk terus menggunakan aplikasi. Namun, WhatsApp telah menghentikan biaya langganan ini pada tahun 2016.

Investasi

Selama beberapa tahun awal, WhatsApp tidak menghasilkan keuntungan yang signifikan dan bergantung pada pendanaan dari investor untuk menjalankan operasinya. Mereka menerima investasi dari perusahaan seperti Sequoia Capital.

WhatsApp Business

WhatsApp mulai menghasilkan pendapatan melalui layanan WhatsApp Business. Layanan ini membantu bisnis terhubung dengan pelanggan mereka dan memberikan dukungan pelanggan. WhatsApp mengenakan biaya kepada bisnis jika mereka tidak merespons pelanggan dalam waktu 24 jam, sehingga mendorong bisnis untuk memberikan layanan yang cepat.

Iklan

Meskipun WhatsApp awalnya menentang iklan, mereka telah mengumumkan rencana untuk memasukkan iklan dalam bagian status aplikasi. Ini adalah sumber potensial pendapatan di masa depan.

Integrasi dengan Ekosistem Facebook

Salah satu nilai utama WhatsApp bagi Facebook adalah data pengguna yang mereka kumpulkan. Facebook dapat menggunakan data ini untuk menghasilkan pendapatan dengan menyediakan iklan yang lebih terarah di platform mereka sendiri, seperti Facebook dan Instagram. Meskipun WhatsApp tidak secara langsung menghasilkan pendapatan dari ini, kontribusinya terhadap ekosistem Facebook sangat penting.

Pendapatan WhatsApp telah berubah dari waktu ke waktu, dan bisnis ini terus mencari cara untuk menghasilkan uang tanpa mengganggu pengalaman pengguna secara signifikan. Dalam jangka panjang, pendapatan WhatsApp kemungkinan akan terus berkembang seiring dengan perkembangan model bisnis dan strategi monetisasi mereka.

WhatsApp & Facebook

Tulisan ini bukanlah serangan terhadap WhatsApp dan Facebook. Ini mencoba untuk menyampaikan fakta dan perubahan yang telah terjadi dalam privasi dan keamanan data pengguna. Penting untuk memahami konsekuensi dari berbagi data kita dengan perusahaan teknologi besar.

Sementara WhatsApp adalah layanan yang hebat untuk berkomunikasi, kita juga harus sadar akan bagaimana data kita digunakan dan melindungi privasi kita secara aktif.